pendidikan akuntansi

Kunjungan SMK N 1 Ciamis ke FE UNY

Lebih dari 150 siswa beserta guru pendamping SMK N 1 Ciamis mengunjungi Fakultas Ekonomi (FE) UNY, terutama di Jurusan Pendidikan Akuntansi, Kamis (24/10) lalu. Rombongan dari kelas XI bidang keahlian Akuntansi ini dipimpin oleh Wakasek Bidang Kurikulum Oneng Dalilah, M.Pd. Kunjungan ini sebagai wadah bagi para siswa menggali informasi seputar dunia pendidikan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, beberapa dosen di lingkungan jurusan tampak menyambut rombongan sekolah.

Mewakili jurusan, dosen Ratna Yudhiyati, M.Comm. menyampaikan apresiasinya terhadap kunjungan sekolah ini. Ratna berharap kunjungan ini bisa membuat siswa lebih termotivasi untuk meningkatkan prestasinya. “Jangan berhenti sampai di SMK. Kalau masih bisa, lanjutkan terus sampai di tingkat perguruan tinggi, karena sekarang tuntutannya makin tinggi,” terangnya.

Arin Pranesti, M.Sc. memberikan pemaparannya terkait profil jurusan dan fakultas secara singkat. Arin juga memberikan berbagai tips agar para siswa bisa diterima kelak di UNY melalui berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru. (fadhli)

Andy Bawa UNY Juara 2 PIA 2019

Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) UNY berhasil memperoleh Juara 2 dalam Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) Nasional 2019 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Minggu (6/10) lalu. FE UNY yang diwakili tiga mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi, yakni Andy Dwiki Iranda, Ririn Susanti, dan Nurul Rusmavita menjadi Runner Up setelah bersaing bersama 19 tim lainnya pada babak semifinal ajang yang diadakan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unsoed ini.

PIA 2019 merupakan ajang olimpiade akuntansi mahasiswa tingkat nasional yang mengasah kemampuan dan keterampilan dalam mengerjakan soal akuntansi. Andy menyampaikan, oilmpiade ini terdiri dari beberapa babak, dan di tiap babak masing-masing tim dituntut mampu bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan berbagai masalah-masalah berkaitan dengan ilmu akuntansi.

Khusnul Ajarkan Perniagaan di Negeri Jiran

Khusnul Khotimah, salah satu mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) UNY angkatan 2016 mengikuti program Praktik Lapangan Terpadu (PLT) Internasional di SMK Sultan Yussuf Batu Gajah, Malaysia. Kegiatan PLT Internasional merupakan wadah bagi mahasiswa untuk melakukan praktik mengajar di luar negeri. Program ini berlangsung selama 23 hari yaitu 18 Agustus 2019 sampai dengan 8 September 2019.

Pada tahun 2019 ini, PLT internasional yg dibawahi oleh Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan (KUIK) UNY hanya meloloskan 19 mahasiswa saja yang telah mengikuti serangkaian seleksi yaitu seleksi berkas, wawancara, dan praktik mengajar dua bahasa (Indonesia dan Inggris).

Khusnul, demikian dia biasa disapa, menjalani praktik mengajar di SMK Sultan Yussuf Batu Gajah, Perak, Malaysia setelah sebelumnya praktik di MAN 2 Yogyakarta. Di Malaysia, Khusnul mengajar mata pelajaran Business (Perniagaan) di siswa tingkatan 4 (kelas XI SMA kalau di Indonesia). (khsnl)

Alumni FE Wisuda S2 di Jepang

Titik Ulfatun, lulusan Fakultas Ekonomi (FE) UNY pada program studi Pendidikan Akuntansi, kini telah kembali ke Indonesia setelah menjalani wisuda S2 (Master of Education) di jurusan Educational Development and Cultural and Regional Studies, Graduate School for International Development and Cooperation, Hiroshima University, akhir September lalu. Di UNY, Titik mendapatkan gelar sarjana pendidikan pada prodi S1 Pendidikan Akuntansi FE UNY.

Titik membuktikan, alasan ekonomi bukan halangan untuk menempuh studi lanjut, bahkan sampai ke negeri matahari terbit. Gadis yang akrab disapa Upik ini menempuh S1 di FE UNY pada 2012 dengan fasilitas Bidikmisi setelah sebelumnya bekerja setahun sebagai buruh di sebuah pabrik plastik.

Alumni SMK N 2 Purworejo ini lantas lulus S1 pada awal tahun 2016 dengan IPK 3,90 ditambah seabrek prestasi di sejumlah kejuaraan kemahasiswaan, terutama di bidang penelitian. Semasa studi S1, Upik terlibat sangat aktif di organisasi Upik melanjutkan pendidikan tingginya di Jepang dengan beasiswa dari LPDP. (fadhli)

Risa Sudah Bekerja Sebelum Diyudisium

Risa, lulusan program studi (prodi) S1 Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) UNY menjadi peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada upacara Yudisium periode September 2019, Rabu (25/9) di FE UNY. Pemilik nama lengkap Risa Novita Wati ini memimpin pembacaan Prasetya Alumni berkat IPK-nya sebesar 3,81 pada yudisium yang diikuti 33 peserta ini. Upacara yudisium juga dihadiri pejabat dekanat dan kepala bagian dan subbagian di lingkungan fakultas.

Risa yang sudah sejak Juli lalu bekerja menjadi guru di sebuah sekolah swasta ini memang bercita-cita menjadi guru. "Waktu kecil suka main sekolah-sekolahan, dan di sekolah juga diarahkan memilih prodi ini, jadi saya memilih Prodi Pendidikan Akuntansi di UNY," terangnya.

Putri bungsu dari tiga bersaudara pasangan Sriyono dan Warsini ini memiliki keinginan yang keras untuk kuliah. Meskipun ibunya sempat tidak mendukung rencananya, tapi berkat penjelasannya dan dukungan semangat dari kakaknya, Risa berhasil meyakinkan orang tuanya untuk melanjutkan studi seusai lulus SMK. "Banyak remaja di desa saya langsung bekerja di pabrik atau toko setelah lulus sekolah," kisahnya.

Lulusan SMK N 1 Depok Sleman ini mengaku banyak ilmu yang didapatkan saat kuliah yang dia aplikasikan saat mengajar. "Ilmu tentang cara mengajar yang baik, dan juga tentang akuntansi secara umum. Hanya ada satu mata pelajaran yang perlu belajar lagi karena perubahan kurikulum yang belum tersampaikan saat kuliah," terang penyuka mata kuliah Akuntansi Keuangan ini.

Yudisium ini juga menjadi momen yudisium terakhir bagi Dekan FE Dr Sugiharsono. Sejak Oktober, kursi kepemimpinan tertinggi fakultas diduduki oleh Dr. Siswanto. Para peserta dan panitia berfoto bersama di akhir upacara yudisium.

Alumni FE UNY Juara 1 Nasional Instruktur Kursus

Sariyatul Ilyana, alumni program studi S1 Pendidikan Akuntansi 2012 Fakultas Ekonomi (FE) UNY mendapatkan predikat Juara 1 Nasional Instruktur Kursus Teknisi Akuntansi dalam Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional ke-13. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kota Pangkal Pinang, 23-28 Juni 2019 lalu.

Ada 445 peserta lomba dari 22 kategori apresiasi yang diberikan. Apresiasi yang diberikan terdiri dari 11 kategori lomba pendidik perseorangan, enam kategori lomba pengelola pendidikan perseorangan, empat kategori lomba pendidik dan tenaga pendidikan daerah khusus, dan satu kategori lomba kelompok, salah satunya adalah lomba instruktur kursus teknisi akuntansi. (fadhli)

Hadapi Pendidikan 4.0, Baby Boomers Harus Sesuaikan Diri Dengan Milenial

Fakultas Ekonomi (FE) UNY mengadakan Sidang Senat Fakultas Terbuka Upacara Dies Natalis ke-8 di FE UNY Selasa (25/6) lalu. Dies kali ini bertemakan “Membangun Keunggulan Fakultas Ekonomi UNY di Era Revolusi Industri 4.0”. Acara ini dihadiri 200 lebih peserta terdiri dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, pimpinan UNY, alumni, dan rekanan. Mewakili Rektor UNY, Wakil Rektor I Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada FE UNY. Margana menambahkan, SDM UNY juga harus meningkatkan kualifikasinya. “Dosen CPNS yang baru diharapkan segera menempuh pendidikan S3. Mendatang, diharapkan nolisasi dosen yang masih S2 terwujud,” terangnya. Dosen FE UNY yang baru saja menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Australia, Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., menyampaikan orasi ilmiah. Dosen di jurusan Pendidikan Akuntansi ini mengangkat tema “Menjadi Pendidik yang Adaptif Transformatif untuk Menjawab Tantangan Era Pendidikan 4.0.”

Menurut Ani, dosen di perguruan tinggi saat ini berasal dari berbagai generasi. Mulai dari Baby Boomers (lahir antara 1945-1960), Generasi X (1961-1980), Generasi (1981-1994), dan sebagian kecil dari Generasi Z (1995-2010). “Baby Boomers cenderung tidak mau menerima kritik, melihat uang dan pengakuan dari lingkungan adalah target mereka. Generasi ini menganggap hidup untuk bekerja dan menjunjung tinggi loyalitas serta dedikasi. Generasi X cenderung menjadi risk taker, mengambil keputusan secara matang, dan tidak suka basa basi. Generasi ini mulai menerima teknologi dan berpikir secara inovatif untuk mempermudah kehidupan,” urainya.

Generasi Y, lanjut Ani, yang juga kerap disebut generasi milenial, adalah generasi yang mudah menerima informasi secara cepat. Perkembangan video games, gadget, smartphones menjadi kemudahan yang dinikmati generasi ini. Generasi ini lebih menghargai kritik dan saran untuk kemajuannya. “Sementara generasi Z cenderung memiliki pola pikir serba instant, cenderung bergantung pada teknologi, dan mementingkan eksistensi di media sosial yang digunakan,” terangnya.

Ani mengajak para pendidik untuk selalu memperbarui kompetensinya agar dapat menghadapi tantangan pendidikan 4.0. “Pada era ini, mahasiswa sudah tidak asing lagi dengan arus informasi dan kecanggihan teknologi industri 4.0. Mereka tidak asing dengan dunia digital. Pendidik sudah seharusnya mengikuti perubahan ini. Generasi baby boomers harus dapat menyesuaikan diri dengan generasi milenial,” pesannya.

Selepas upacara dies, acara dilanjutkan dengan Syawalan yang dipandu oleh ustadz H. Dr. dr. Probosuseno, Sp.PD, KGer., FINASIM. Selain itu, diadakan juga pamitan haji dari Wakil Dekan 1 FE UNY, Prof. Sukirno, Kajur Pend. Akuntansi, Rr. Indah Mustikawati, M.Si., Ak., CA dan Kasubag Umum Misriyatun, S.Pd. yang berangkat pada bulan mendatang.

Anis Raih IPK Tertinggi di Yudisium Mei 2019

Sebanyak 112 orang diluluskan dalam upacara Yudisium Fakultas Ekonomi (FE) UNY periode Mei 2019, Senin (27/5). Tercatat sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi adalah Anis Mahmudah dari Program Studi (prodi) S1 Pendidikan Akuntansi dan Septi Dwi Ulfayani dari S1 Pendidikan Ekonomi dengan raihan 3,82. Namun, karena Anis lebih dahulu menempuh ujian skripsi, Anislah yang ditunjuk menjadi pemandu pembacaan Prasetya Alumni pada pelaksanaan yudisium saat itu.

Anis yang juga alumni SMK N 1 Tempel ini memang sudah menunjukkan prestasinya sejak sekolah dengan kerap menempati rangking tertinggi. Di prodi Pendidikan Akuntansi, Anis aktif menjadi pengurus di beberapa organisasi, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE UNY, komunitas penerima Beasiswa Bank Indonesia Generasi Baru Indonesia (Genbi) UNY, dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ‘Ulama (IPNU IPPNU) Kecamatan Tempel, Sleman.

Anis juga mengasah keterampilan mengajarnya dengan menjadi pengajar di sebuah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Mantrijeron dan di sebuah lembaga bimbingan belajar. Gadis asli Sleman yang memang bercita-cita jadi guru ini juga belajar mengelola bisnis. Bersama teman kelasnya, dirinya berjualan tas dari sebuah jenama terkenal secara online lewat akun Instagram @aleca_store. Menurut Anis, mahasiswa harus lebih semangat dalam belajar. "Bukan cuma nilai yang dikejar, tapi softskill tak boleh dilupakan," pesannya.

Dalam belajar, Anis selalu membuat ringkasan dari setiap materi kuliah yang dia ikuti. “Saya lebih suka belajar menjelang ujian. Tinggal mengulang dari ringkasan yang saya buat,” ungkap Anis. (fadhli)

Pendidikan Akuntansi FE UNY Juara III LCCA Nasional 2019 di Bangka Belitung

Kolaborasi tiga mahasiswa Pendidikan Akuntansi FE UNY di ajang Lomba Cerdas Cermat Akuntansi Nasional 2019 berhasil memperoleh juara III. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Achmad Solekhan (Pend. Akuntansi 2016), Setyo Wati (Pend. Akuntansi 2016), Febriyanti Ratnasari (Pend. Akuntansi 2016). Lomba Cerdas Cermat Akuntansi Nasional 2019 yang dilaksanakan pada 29 April - 2 Mei 2019 oleh HIMAKSI FE UBB dan bertempat di Universitas Bangka Belitung. LCCA N 2019 mengangkat tema "Be Intelectual, Professional and Integrity to Create The Millenial Generation of Accountant".

Tim UNY berhasil lolos babak preliminary bersama ke 5 tim lainnya yaitu UBB, UNSRI, UNILA, UBB, dan Univ. Andalas. Enam tim yang berhasil lolos ditahap preliminary diundang ke UBB untuk mengikuti babak semifinal dan final. Semifinal terdiri dari 3 sesi (tematik, benar/salah, rebutan), babak final terdiri dari 4 sesi (tematik, benar/salah, presentasi, rebutan).

Semoga kedepannya FE UNY bisa memiliki wadah tersendiri (kelompok study) bagi mahasiswa yang  gemar pada disiplin Ilmu akuntansi. Memberikan banyak pengalaman serta relasi dengan seluruh mahasiswa Akuntansi yang ada di Indonesia (Febri).

Yuliana, Ingin Jadi Guru yang Berbisnis

Yuliana Latifah, atau akrab disapa Yuliana, adalah lulusan terbaik pada Yudisium FE UNY periode Maret, Jumat (29/3) lalu. Yuliana lulus dari prodi Pendidikan Akuntansi S1 dengan IPK 3,80. Direktur Islamic Mini Bank (IMB) FE UNY 2018 ini memang gemar akuntansi, dan bercita-cita jadi guru yang punya bisnis. Keinginan jadi guru bahkan sudah terpatri sejak kecil, dia mengaku. Dulu, sewaktu kecil, dia kerap bermain "guru & murid" dengan adik dan teman-teman adiknya. Selain itu, dia juga suka dengan hitung-hitungan. Bakat hitung-hitungan dan bisnis ini sudah dia asah sewaktu berjualan, salah satunya, nasi megono saat SMA.

Kini, sembari bekerja part-time di sebuah usaha kuliner, Yuliana juga masih berbisnis kerajinan buket. Buat temanmu yang segera ujian atau yudisium, bisa lho, pesan bunga atau kerajinan tangan kreatif ke Yuliana lewat akun bisnisnya di @hadiah_creativejogja .

Jumat pagi di penghujung bulan Maret itu, dua puluh satu orang purna studi di FE UNY. Mereka akan membuka lembar baru di album kehidupan. Kampus telah membekali dengan tinta dan pena. Kini giliran mereka, untuk menggoreskan pena itu, untuk membuat karya emas yang bisa dinikmati manfaatnya oleh masyarakat. (fadhli)

Pages