VISI FE UNY: PADA TAHUN 2025 MENJADI FAKULTAS EKONOMI UNGGUL DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN ILMU EKONOMI YANG BERLANDASKAN KETAQWAAN, KEMANDIRIAN, DAN KECENDEKIAAN SERTA BERWAWASAN EKONOMI KERAKYATAN, KEWIRAUSAHAAN DAN NILAI BUDAYA LUHUR

Berita

Post date: 15/08/2017 - 14:54

Sejumlah 142 orang yang terdiri dari 43 orang S1 Kependidikan, 55 orang S1 Non Kependidikan, dan 44 orang Program D3 dinyatakan lulus dalam upacara Yudisium Fakultas Ekonomi (FE) UNY periode Juli 2017, Senin (31/7) lalu. Upacara yudisium diikuti seluruh peserta dan dihadiri jajaran dekanat, ketua jurusan dan program studi (prodi), serta kepala bagian dan sub bagian di lingkungan FE UNY. Para peserta mendapatkan Surat Keputusan Dekan yang menetapkan bahwa mereka sudah berhak mendapatkan gelar akademik baik Sarjana Ekonomi, Sarjana Pendidikan, maupun Ahli Madya.

Post date: 15/08/2017 - 14:53

Tantangan mahasiswa di abad 21 makin beragam. Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan entrepreneurship, di samping juga keterampilan softskill guna mengantisipasi mismatch antara kebutuhan industri dengan output lulusan yang beragam. Demikian sebagaimana dipaparkan para pemateri dalam seminar International Conference on Ethics of Business, Economics, and Social Science (ICEBESS) 2017, Jumat (28/7) kemarin. Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1, S2, hingga S3, beserta dosen. Bertindak selaku pembicara adalah Dr. Mohsin Shaikh dari SKN College of Engineering, India, Dr. Jamalludin Helmi dari Universiti Sultan Azlan Shah, Malaysia, dan Dr. Sumiyana dari UGM Indonesia.

Post date: 15/08/2017 - 14:47

Sebanyak lebih dari 150 mahasiswa kelas Unggulan 2014 Fakultas Ekonomi (FE) UNY mengikuti guest lecture bersama dua pembicara dari Malaysia, Dr.Seloamoney Palaniandy dan Dr. Jamalludin Helmy Hashim di FE UNY, kemarin. Dr. Seloamoney Palaniandy merupakan pengajar di Infrastructure University Kuala Lumpur (IUKL), sedangkan Dr. Jamalludin Helmy menjadi dosen di Fakulti Manajemen dan Teknologi Informasi di Universiti Sultan Azlan Shah, Perak, Malaysia. Para mahasiswa kelas unggulan yang terdiri dari berbagai program studi di FE UNY ini diajak untuk menjadi mahasiswa berorientasi kelas dunia.

Post date: 03/08/2017 - 19:36

Jurusan Pendidikan Administrasi Fakultas Ekonomi (FE) UNY sukses memborong medali dalam lomba GIPSI (Gebyar Ilmu Perkantoran Se-Indonesia) 2017 yang diselenggarakan di Program Vokasi Universitas Indonesia pada tanggal 24-26 Juli 2017. Kegiatan GIPSI 2017 ini menjadi ajang bergengsi yang pertama kali diselenggarakan Forum Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran (FORMAPSI) se-Indonesia. Melalui FORMAPSI, mahasiswa dengan rumpun ilmu yang sama dapat saling bertukar informasi dan bersilaturahmi untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki guna menyongsong kompetisi kerja saat ini. Hari pertama kegiatan GIPSI diisi dengan seminar dengan materi “Manajemen Perkantoran Berbasis Digital” yang disampaikan oleh Mirza Manthovani (Perwakilan Bank BNI Syariah), kemudian sesi materi kedua disampaikan oleh Borries Putra (Praktisi) dengan tema  “Culture at Tech Startup: are you ready for it?”, Materi berikutnya yaitu Workshop (Manajemen Alat Kearsipan) oleh Ferry Faried (Deputi Marketing Manager P.T. Bino Mitra Sejati (Bantex), Materi sesi keempat yaitu “Workshop (Office 365, The Productivity of Cloud Office Service)”  oleh Wahyu Noviantoro (Dosen Vokasi UI).

Post date: 03/08/2017 - 19:30

Sebanyak lebih dari 200 mahasiswa beserta dosen pembimbing dari Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang (UNPAM), Tangerang, Banten mengunjungi Fakultas Ekonomi (FE) UNY, Rabu (26/7) kemarin. Rombongan ditemui oleh Dekan, Wakil Dekan II, dan Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi FE UNY serta beberapa perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan Ekonomi FE UNY. Selain berbagi tentang kurikulum, kedua belah pihak juga melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama.

Post date: 03/08/2017 - 11:09

Semakin ketatnya persaingan di dunia industri, mau tak mau mengharuskan dunia pendidikan turut berbenah. Kompetensi lulusan diharapkan sudah siap menghadapi dunia kerja. Oleh karena itu, tren pendidikan pun turut berubah. Kini jamak ditemui para lulusan S1 yang langsung melanjutkan ke jenjang S2. Siswa SMK pun dibekali keterampilan yang lebih banyak dan sesuai perkembangan zaman. Di tingkat perguruan tinggi, mahasiswa jurusan administrasi perkantoran juga dirancang tidak hanya terampil di kantor, tetapi juga berwirausaha atau menjadi event organizer handal. Demikian disampaikan Sekretaris Jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi (FE) UNY, Muslikhah Dwihartanti, M.Pd. di depan lebih dari 100 siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Rumbia, Lampung Tengah dalam kunjungan ke FE UNY, Rabu (19/7) lalu.

Post date: 03/08/2017 - 10:01

Saat ini Indonesia sedang menghadapi masalah yang sangat besar yaitu korupsi. Masalah ini menjadi ancaman dalam berbagai aktivitas di sekitar kita sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu kelangsungan masa depan bangsa ini. Dalam berbagai media, setiap hari kita selalu disuguhi dengan berita tentang tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara. Maka sudah saatnya semua pihak melakukan tindakan pencegahan terhadap penyakit bangsa ini. Upaya pencegahan tindakan korupsi tidak hanya dilakukan pada satu generasi saja, melainkan secara terus-menerus, dan berkelanjutan. Pendidikan anti korupsi yang diberikan sejak dini, bisa menjadi harapan untuk menciptakan generasi yang bersih dari korupsi. Dalam dunia pendidikan, kegiatan pembelajaran merupakan sarana yang efektif untuk menumbuhkan nilai karakter anti korupsi bagi peserta didik, sebab dalam proses pembelajaran ini terjadi proses internalisasi yang melibatkan berbagai unsur dan potensi siswa.

Post date: 13/07/2017 - 09:26

Bau kaki seringkali dialami oleh beberapa orang. Mulai dari kalangan anak-anak yang aktif melakukan kegiatan dan bermain, hingga remaja bahkan orang dewasa yang mengalami bau pada sepatu mereka. Hal ini dipicu oleh berbagai alasan di antaranya adalah cara perawatan yang dilakukannya selama ini, udara lembab yang dibiarkan begitu saja, penjemuran sepatu akibat hujan serta faktor-faktor lain yang menyebabkan timbul bau pada sepatu. Berangkat dari permasalahan ini, mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) UNY terdiri dari Yania Ifaty Taukhida (D3 Pemasaran), Delia Ratnawati (D3 Pemasaran), Sidiq Tri Sariyanto (D3 Pemasaran), Diana Rossa Prodi (D3 Pemasaran), dan Anindya Yuli Astuti Nazria (Prodi Pendidikan Ekonomi) berinisiatif membuat produk kreatif berbentuk boneka sebagai penghilang bau sepatu.

Post date: 12/07/2017 - 16:57

Tidak diragukan lagi setiap orang memerlukan alat transportasi untuk membantu mobilitas mereka menuju aktivitas yang produktif. Ada yang memilih kendaraan pribadi karena dalih lebih nyaman, namun ada juga yang memilih kendaraan umum. Salah satu kendaraan umum yang biasa dipilih masyarakat untuk bertransportasi adalah bus. Terlebih lagi kini sudah ada bus yang nyaman dan bersistem BRT (Bus Rapid Transit). Transportasi yang biasa dikelola Dinas Perhubungan ini biasanya menawarkan smart card yang bekerja sama dengan beberapa pihak untuk sistem pembayarannya. Selain lebih murah, penggunaan smart card juga tergolong mudah dan aman karena tidak menggunakan uang tunai langsung. Namun, penggunaan smart card ini tentu memiliki keribetan tersendiri. Misalnya saja dalam hal pembuatan dan pengisian ulang saldo. Berangkat dari kendala-kendala transaksi tunai dan keluhan terkait penggunaan smart card, lima orang mahasiswa UNY yang tergabung ke dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa – Karya Cipta (PKM-KC) ini mencoba mengembangkan aplikasi sistem pembayaran yang dapat digunakan untuk bertransportasi. Kelima mahasiswa tersebut adalah Nurul Khasanah (Pendidikan Akuntansi), Kufita Rahmah Fauziah (Pendidikan Akuntansi), Puji Rahayu (Pendidikan Akuntansi), Muhammad Arif Sulistya (Pendidikan Teknik Informatika), dan Brian Dwi Murdianto (Pendidikan Teknik Informatika). Dibimbing oleh dosen Pendidikan Akuntansi FE UNY, Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd., tim PKM KC ini menamai aplikasi yang sedang mereka kembangkan dengan sebutan Trans Credit-Pay.

Post date: 12/07/2017 - 16:46

Geplak merupakan salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta. Makanan camilan yang terbuat dari olahan kelapa ini terkenal akan rasanya yang luar biasa manis dan sering dijumpai dengan berbagai ragam warna dan varian rasa. Kini, geplak tidak lagi hanya diproduksi dari gula pasir biasa. Sekelompok mahasiswa kreatif menghasilkan geplak dengan menggunakan gula semut. Geplak gula semut atau yang akrab disebut dengan singkatan GELAMUT merupakan hasil inovasi dari makanan geplak yang selama ini acap ditemui di Bantul, DIY. GELAMUT ini tercipta dari ide sebuah team PKM-K (Program Kreativitas Mahasiswa – Bidang Kewirausahaan) dari Fakultas Ekonomi (FE) UNY. Tim ini diketuai oleh Debby Ayuning Dyah (Pend. Ekonomi 2014) dengan anggota Dias Novitasari (Pend. Ekonomi 2014), Apriyanti Astasari (Pend. Ekonomi 2014), Dwi Rahayu (Pend. Ekonomi 2015), dan Kholis Hidayat (Pend Akuntansi 2015).

Pages