Pantibo, Menstruasi Bebas Aktif

Penduduk Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Data terbaru yang dirilis oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2018 mencapai 266,9 juta jiwa. Dari jumlah tersebut 50,1% atau 133,8 juta jiwa adalah perempuan dan sebanyak 69,4 juta tergolong usia produktif. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak dari wanita tersebut berstatus sebagai pelajar, wanita karir, ibu rumah tangga dan mahasiswa yang masih mengalami menstruasi. Menstruasi merupakan problematika para kaum hawa. Terlebih lagi bagi para wanita tidak hanya melakukan kegiatannya di dalam rumah, namun aktif di kegiatan di luar rumah. Berkegiatan ketika sedang mengalami menstruasi menjadi tantangan tersendiri karena para wanita akan terbatas ruang geraknya dan lebih berhati-hati karena kebocoran mengancam mereka. Inilah yang mendorong mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) UNY yaitu Ening Budiarti (Program Studi Akuntansi), Ratna Murni Asih (Pend. Ekonomi), Dwi Prihatin dan Latifah Ramadayanti (Akuntansi) untuk menciptakan produk yang mengatasi problematika tersebut dengan menciptakan celana dalam anti bocor yang akan membantu para wanita untuk lebih percaya diri dalam beraktivitas meskipun ketika menstruasi.

“Menstruasi merupakan hal yang umum dialami oleh wanita, namun akan menjadi masalah jika kebocoran terjadi, ruang gerak akan terganggu sehingga kami menjawab persoalan tersebut dengan menciptakan celana dalam anti bocor,” kata koordinator kelompok Ening Budiarti. Menurut dia produk yang berbahan dasar kain polyester lebih tahan lama, tidak mudah kusut dan lebih tahan terhadap berbagai bakteri. Selain itu, produk celana dalam anti bocor ini juga dilapisi dengan taslan milky yang berbahan tipis dan lembut sehingga para wanita tidak akan merasa terganggu meskipun terdapat lapisan anti bocor. Lapisan taslan ini akan melindungi para wanita dari kekhawatiran darah yang akan merembes sampai ke bagian luar ketika tidak sempat melakukan pergantian pembalut. Keunggulan produk ini adalah adalah menggunakan bahan yang nyaman, aman di kulit, tidak menimbulkan iritasi, dapat digunakan kembali, dan harga terjangkau.

Produk celana dalam anti bocor ini diberi nama Pantibo. Pemberian nama tersebut sesuai dengan manfaat yang akan diberikan produk ini, Pantibo sendiri merupakan singkatan dari panties (celana dalam) anti bocor. Kami yakin bahwa produk celana dalam anti bocor ini akan bermanfaat bagi msayarakat, hal ini karena produk ini merupakan produk inovasi terbaru di mana belum banyak dijumpai di masyarakat dan produk yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, dengan harga yang terjangkau dan tidak terpaut jauh dari harga normal celana dalam biasa kami yakin bahwa produk ini akan diminati banyak para wanita, tambah Dwi Prihatin. Karya kreatif ini berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM) tahun 2018. (en/fadhli)