yudisium

Raih IPK Tertinggi, Dika Ingin Motivasi Adik Kelasnya

Dicha Nur Wendha, lulusan Program Studi (prodi) S1 Manajemen, menjadi peserta Yudisium Fakultas Ekonomi (FE) UNY periode Juli 2019 dengan IPK tertinggi. Upacara Yudisium Juli ini diikuti 119 peserta, yang menjadi salah satu yudisium dengan peserta terbanyak dalam tahun ini. Bahkan, dalam laporannya mewakili Wakil Dekan Bidang Akademik, Nurhadi MM selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan pada upacara Yudisium Jumat (2/8) lalu menyampaikan, IPK yang diperoleh Dicha adalah yang tertinggi sejak FE berdiri 2011 lalu.

Lulus Dengan IPK Tertinggi, Putri Biayai Sendiri Kuliahnya

Selepas lulus dari SMK N 1 Pengasih Kulon Progo, Putri Agustina Prasekti, akrab dipanggil Putri, berkeras untuk bekerja lebih dulu meski orang tuanya, Parwoto (47) dan Winarni Atik (alm.), kala itu sebenarnya mengizinkannya untuk kuliah. Saat itu, Putri mengaku ingin berkuliah dengan uangnya sendiri. Orang tua akhirnya mengalah dengan keinginan anak sulung dari 3 bersaudara ini. Putri lantas bekerja di sebuah perusahaan penjualan pakan udang di Purworejo.

Anis Raih IPK Tertinggi di Yudisium Mei 2019

Sebanyak 112 orang diluluskan dalam upacara Yudisium Fakultas Ekonomi (FE) UNY periode Mei 2019, Senin (27/5). Tercatat sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi adalah Anis Mahmudah dari Program Studi (prodi) S1 Pendidikan Akuntansi dan Septi Dwi Ulfayani dari S1 Pendidikan Ekonomi dengan raihan 3,82. Namun, karena Anis lebih dahulu menempuh ujian skripsi, Anislah yang ditunjuk menjadi pemandu pembacaan Prasetya Alumni pada pelaksanaan yudisium saat itu.

Zulfa, Peraih UN Tertinggi SMK se-DIY 2015 Lulus S1 Cumlaude

Zulfa Ainun Naim menjadi satu di antara 47 mahasiswa yang diyudisium pada akhir April lalu. Lulusan SMK N 1 Pengasih ini dinyatakan menjadi lulusan terbaik pada Yudisium Periode April 2019 ini dengan raihan 3.83. Yudisium diadakan setiap bulan dan menjadi penanda seorang mahasiswa lulus secara akademik dan berhak mengikuti upacara wisuda yang ditentukan waktunya kemudian.​​​​​​​ Zulfa lulus dari Program Studi Pendidikan Akuntansi FE UNY dalam kurun kurang dari 4 tahun. Putri tunggal pasangan Parsimin dan Muntamah ini merupakan penerima Bidikmisi yang diterima melalui Seleksi Mandiri jalur Prestasi. Berkat prestasinya saat mengikuti lomba cerdas cermat di tingkat Kabupaten dan Jateng-DIY, Zulfa bisa menikmati pendidikan di bangku kuliah.

Yuliana, Ingin Jadi Guru yang Berbisnis

Yuliana Latifah, atau akrab disapa Yuliana, adalah lulusan terbaik pada Yudisium FE UNY periode Maret, Jumat (29/3) lalu. Yuliana lulus dari prodi Pendidikan Akuntansi S1 dengan IPK 3,80. Direktur Islamic Mini Bank (IMB) FE UNY 2018 ini memang gemar akuntansi, dan bercita-cita jadi guru yang punya bisnis. Keinginan jadi guru bahkan sudah terpatri sejak kecil, dia mengaku. Dulu, sewaktu kecil, dia kerap bermain "guru & murid" dengan adik dan teman-teman adiknya. Selain itu, dia juga suka dengan hitung-hitungan. Bakat hitung-hitungan dan bisnis ini sudah dia asah sewaktu berjualan, salah satunya, nasi megono saat SMA.

Asih, Juara Lompat Tinggi yang Gemar Hafalan dan Hitung-hitungan

Asih, lulusan program studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) UNY menjadi peraih IPK Tertinggi pada Yudisium di FE UNY periode Februari, Jumat (1/3) lalu. Dengan raihan 3,80, gadis bernama lengkap Siti Nuraeningsih ini memimpin 39 peserta yudisium lainnya dalam pembacaan Prasetya Alumni di hadapan para pejabat fakultas. Yudisium menjadi upacara di mana mahasiswa dinyatakan lulus secara akademik.

Novita Cetak IPK 3,92 Dalam 3,5 Tahun

Fakultas Ekonomi (FE) UNY meluluskan 38 orang pada upacara Yudisium Periode Januari, Rabu (23/1) lalu. Peserta yudisium terdiri dari 27 orang S1 Kependidikan, 4 orang S1 Non Kependidikan, dan 3 orang Program D3. Upacara Yudisium dihadiri oleh para peserta yudisium, pejabat dekanat, serta para ketua jurusan dan program studi (prodi) di lingkungan FE UNY. Sebagaimana dilaporkan Wakil Dekan II Nurhadi, MM, pada yudisium kali ini terdapat 7 orang yang meraih predikat Dengan Pujian. Peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi adalah Dwi Novita Sari dari prodi Pendidikan Akuntansi.

Debat dengan Pelanggan Saat Magang

Sejumlah 15 orang mengikuti upacara Yudisium Fakultas Ekonomi (FE) UNY Periode 30 November 2018. Dalam yudisium periode ini, FE UNY meluluskan 10 orang S1 Kependidikan, 2 orang S1 Non Kependidikan, dan 3 orang Program D3. Selain peserta, upacara juga dihadiri segenap dekanat beserta staf tendik yang bertugas sebagai panita. Peraih IPK tertinggi pada periode kali ini adalah Lilis Suryani dari program studi (prodi) D3 Sekretari dengan IPK sebesar 3,55.

Karakter Positif Lebih Tentukan Jaminan Kesuksesan

Desy Wulandari menjadi yang terbaik dalam Yudisium Periode September di Fakultas Ekonomi (FE) UNY, Jumat (28/9) lalu. Lulusan program studi (prodi) Pendidikan Administrasi Perkantoran ini lulus dengan IPK 3,84. Meski mendapat IPK lebih dari 3,50, Desy tidak mendapatkan predikat Cum Laude/Dengan Pujian. Sebagaimana disampaikan Wakil Dekan II FE UNY, Nurhadi MM, karena peserta dinyatakan lulus lebih dari 4 tahun atau 8 semester, predikat Dengan Pujian tidak dapat diberikan.

Izah Tinggalkan Kesan Positif Saat Magang

Fitriatik menjadi salah satu peserta yudisium Fakultas Ekonomi (FE) UNY yang meraih Indeks Prestasi Tertinggi (IPK) di periode Agustus 2018 lalu. Dengan raihan 3,75, gadis asal Dolon, Paseban, Bayat, Klaten ini lulus dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Akuntansi, bersama-sama dengan 98 peserta yudisium FE UNY lainnya. Fitriatik mengenang, meskipun tinggal di Klaten, tetapi dirinya memilih bersekolah di SMK N 2 Gedangsari, Gunungkidul. Putri pertama dari empat bersaudara pasangan Supardi dan Yulianti ini lantas lulus dari SMK, meninggalkan jejak prestasi dengan meraih ranking 1 se-jurusan kala itu.

Tags: 

Pages