fe uny

Prestasi Mahasiswa FE UNY di PORDA DIY 2017

Kursi di bangku perkuliahan tidak mesti dilalui dengan cara tes tertulis. Pemerintah dan perguruan tinggi memberikan kesempatan kepada mereka yang berprestasi di bidang non akademik untuk menikmati pendidikan tinggi. Oleh karena itu, bakat dan minat unik yang dimiliki seseorang hendaknya tetap dikembangkan selama itu masih positif. Hal ini yang tampaknya disadari betul oleh Auzan Armi Rasis, Thalita Hania Fatika, dan Annisa Rahayu Savitri, ketiga mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) UNY. Berbekal prestasi di bidang mereka masing-masing, ketiganya berhasil masuk di jurusan yang terbilang favorit di UNY. Auzan atau akrab disapa Osa tercatat sebagai mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen angkatan 2015. Prestasinya di olahraga tenis lapangan yang selama ini ditekuni tak lepas dari dukungan orang tua dan kegigihannya berlatih. Putra bungsu dari tiga bersaudara pasangan Anom Sungkowo (60 tahun) dan Admini Sugiyono (54) ini pertama kali berkenalan dengan raket tenis sejak usia dini karena tertarik melihat kakak-kakaknya bermain tenis.

Kunjungan SMK Pancasila 6 Jatisrono ke FE UNY

Sejumlah 80 siswa beserta guru pendamping dari SMK Pancasila 6 Jatisrono, Wonogiri mengunjungi Fakultas Ekonomi (FE) UNY, Selasa (28/2) kemarin. Sekolah yang berdiri pada 1985 ini berkunjung ke FE UNY guna mengetahui lebih lanjut dunia perkuliahan secara umum dan seputar jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran di FE UNY secara khusus. Rombongan diterima oleh Wakil Dekan I FE UNY, Prof. Sukirno, Ph.D. serta beberapa dosen di lingkungan jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran FE UNY.

Kunjungan MGMP AP Jawa Tengah Ke FE UNY

Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru-guru Administrasi Perkantoran (AP), Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (P.ADP FE UNY) mendapatkan kunjungan belajar praktik simulasi perkantoran dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Administrasi Perkantoran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah di Laboratorium Simulasi Perkantoran Prodi P.ADP FE UNY baru-baru ini. Kunjungan studi ini bertujuan memberikan pelatihan terhadap guru-guru mengenai praktik aktivitas pekerjaan kantor yang dipandu langsung oleh dosen Jurusan Pendidikan Administrasi dibantu beberapa mahasiswa tingkat akhir, demikian disampaikan Ketua Laboratorium Prodi P.ADP FE UNY Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd.

SMK N 2 Purworejo Praktik Perkantoran di Laboratorium P.ADP FE UNY

Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (P.ADP FE UNY) kembali mendapatkan kunjungan studi praktik perkantoran dari SMK N 2 Purworejo Jawa Tengah di Laboratorium Teknologi Perkantoran, Laboratorium Simulasi Perkantoran, dan Laboratorium Kearsipan Digital pada Kamis (2/2) sebanyak 95 siswa dan 18 guru pendamping dan staf. Kunjungan studi ini bertujuan memberikan pelatihan terhadap siswa mengenai praktik perkantoran. Pelatihan yang diberikan antara lain praktik simulasi perkantoran, praktik teknologi perkantoran, dan praktik pengelolaan arsip digital. Pada pelatihan ini siswa dipandu untuk praktik langsung satu per satu yang didampingi oleh tim dosen dan  Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY, demikian pengantar dari Ketua Laboratorium Prodi P.ADP FE UNY Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd.

Peran Pemuda dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Pemuda  merupakan agen perubahan yang menjadi harapan besar bagi kemajuan bangsa ini. Tak bisa dielakkan, pemuda menjadi tumpuan untuk kemajuan bangsa di masa depan. Kemajuan bangsa  bisa diraih  dengan kontribusi nyata yang mampu menciptakan perubahan. Banyak permasalahan di negeri ini yang membutuhkan peran generasi muda untuk memecahkannya. Salah satu pemasalahannya adalah minimnya pengetahuan literasi atau melek keuangan di masyarakat. Seperti yang kita ketahui, saat ini marak terjadi masalah keuangan baik anak-anak, remaja, dan orang dewasa dengan situasi masalah masing-masing.  Misalnya saja, pada anak-anak dan remaja, tingkat konsumsi yang tinggi dan tingkat tabungan yang rendah dapat menjadikan generasi yang konsumtif. Sedangkan pada orang dewasa, investasi bodong yang sudah merebak di masyarakat akan merugikan masyarakat jika tidak dibekali dengan ilmu literasi keuangan yang baik.

Pages